Albert Einstein (14 Maret 1879–18 April 1955) adalah seorang ilmuwan fisika teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar dalam abad ke-20. Dia mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistik, dan kosmologi. Dia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 1921 untuk penjelasannya tentang efek fotoelektrik dan “pengabdiannya bagi Fisika Teoretis”. Setelah teori relativitas umum dirumuskan, Einstein menjadi terkenal ke seluruh dunia, pencapaian yang tidak biasa bagi seorang ilmuwan. Di masa tuanya, keterkenalannya melampaui ketenaran semua ilmuwan dalam sejarah, dan dalam budaya populer, kata Einstein dianggap bersinonim dengan kecerdasan atau bahkan jenius. Wajahnya merupakan salah satu yang paling dikenal di seluruh dunia. (Selengkapnya…)
Fisika plasma adalah salah satu bidang dari fisika yang mempelajari gas terionisasi yang dikenal sebagai plasma.
Dalam fisika dan kimia, plasma (juga disebut gas terionisasi) adalah keadaan benda fase-gas berenergi, yang sering ditunjuk sebagai “keadaan benda keempat”, yang beberapa atau semua elektron di orbit atom terluar telah terpisah dari atom atau molekul. Hasilnya adalah sebuah koleksi ion dan elektron yang tidak lagi terikat satu sama lain. Karena partikel-partikel ini terionisasi (bermuatan), gas ini bertingkah laku lain dari gas biasa, contohnya, kehadiran medan elektromagnetik. Keadaan benda ini pertama kali diidentifikasi oleh Sir William Crookes pada 1879, dan dipanggil “plasma” oleh Irving Langmuir pada 1928.
Perlakuan “fluid” biasa datang dari kombinasi persamaan Navier Stokes dinamika fluid dan persamaan Maxwell Elektromagnetisme. Hasil dari himpunan persamaan ini, dengan perkiraan yang tepat, disebut Magnetohidrodinamika (atau MHD pendeknya).
Fisika plasma sangat penting dalam astrofisika yang banyak objek astronomika termasuk bintang, piringan accretion, nebula dan interstellar medium terdiri dari plasma. Ia juga penting dalam hipersonik aerodinamika, karena pada kecepatan hipersonik interaksi dari gelombang shock dan lapisan batasan menciptakan panas yang cukup untuk mengionisasi udara di sekitar badan tersebut. Ini terjadi, contohnya, pada saat masuk kembali pesawat ulang-alik ke atmosfir bumi. Fisika plasma digunakan dalam mempelajari fusi nuklir karena banyak reaksi fusi terjadi dalam plasma.
[sunting] Lihat pula
Generator Magnetohidrodinamika
[sunting] Pranala luar
Plasmas: the Fourth State of Matter
Plasma on the Internet comprehensive list of plasma related links.
Introduction to Plasma Physics: a graduate level lecture course given by Richard Fitzpatrick
An overview of plasma links and applications
Diperoleh dari “http://id.wikipedia.org/wiki/Fisika_plasma“
kadang apa yang ada dalam diucap tak sama dengan apa yang ada di dalam hati
dan Kadang apa yang ada dalam hati sulit untuk diucap…
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!